SIAK SRI INDRAPURASIAK - Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Roni Dwi Susanto didampingi direktur evaluasi kinerja pembangunan daerah Bappenas, Yudo Dwinanda Priaadi berkunjung ke Siak, Jumat (13/5/2016).

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Dua pejabat Bappenas tersebut disambut Bupati Siak Syamsuar beserta Kepala Bappeda Siak Yan Pranajaya dan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Siak Irving Kahar Arifin di kediaman bupati, Jalan Raja Kecik, Siak Sri Indrapura. Kehadiran dua pejabat Bappenas tersebut untuk meninjau sejumlah program nasional yang ada di Siak.

Usai sarapan pagi di kediaman Bupati Syamsuar, kedua pejabat ini diantarkan ke sejumlah program pemerintah daerah yang punya korelasi dengan program pusat.

Kegiatan yang dikunjungi adalah pembangunan turap Water Front City yang bersebelahan dengan China Town Siak Sri Indrapura. Kemudian meninjau pembangunan jembatan kupu-kupu di Mempura kemudian baru meninjau areal cetak sawah di Bungaraya, demplot peternakan di Bungaraya dan terakhir cetak sawah di Sungai Mandau.(sia05)

SIAK, TUALANG - Transportasi darat dan laut di Kabupaten Siak terus mengalami peningkatan, saat ini infrastruktur penunjang kelancaran transportasi usai dikerjakan. 2 terminal yakni terminal Datuk Bathin Soi Bulan di Kecamatan Minas, dan terminal Mempura Jaya di Kecamatan Mempura, serta 1 pelabuhan yakni Pelabuhan Siak Sri Indrapura di Kota Siak, Kecamatan Siak. Kamis (12/5/16), diresmikan Bupati Siak Syamsuar untuk digunakan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Dalam peresmian tersebut, Direktur Perum DAMRI Salmedri Usman, dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Rahmad Rahim, dan Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Siak Kaharuddin, serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak turut hadir. 

Setelah meresmikan pemakaian 2 terminal dan 1 pelabuhan, Bupati Syamsuar juga meresmikan operasional angkutan perintis Bus DAMRI dengan rute Siak ke Kandis. Dengan diresmikannya operasional bus tersebut, Bupati berharap layanan transportasi publik ini dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memfasilitasi minat wisatawan untuk datang ke Kota Siak Sri Indrapura. 

“Mudah-mudahan dengan adanya Bus Damri ini, tidak ada lagi yang tidak bisa ke Siak dan melihat-lihat Istana dan objek wisata lainnya” ungkap bupati. 

Sementara itu Direktur Damri Salmedri Usman, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung penuh upaya daerah dalam membangun sistem transportasi yang nyaman dan aman di Provinsi Riau dan khususnya Kabupaten Siak, melalui pelayanan terbaik.

“Saat ini, sudah ada tiga armada bus berkapasitas 25 penumpang yang akan melayani rute Siak - Kandis. Setiap pukul 7 pagi, armada tersebut akan berangkat melayani penumpang dari Siak dan Kandis, dan sore harinya pukul 3 sore akan kembali melayani penumpang dengan tujuan kembali ke pangkalan," papar Salmedri.(sia05)

SIAK, MEMPURA - Asosiasi Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) memiliki peran penting dalam  menyuarakan aspirasi daerah ke pusat. Aspirasi ini tentunya yang menyangkut dengan kepentingan masyarakat luas. “Sejak dibentuk, sudah banyak aspirasi yang kita sampaikan ke pusat,” kata Syamsuar usai dilantik sebagai pengurus Apkasi periode 2015-2020, di Jakarta Internasional Expo, Jakarta Pusat, Kamis (5/5).

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Dalam pelantikan itu, orang nomor satu di Siak ini dipercayakan sebagai Sekretaris Bidang Energi Sumber Daya Mineral, bersama kepala daerah lainnya oleh Mendagri Tjahyo Kumolo.

Menurutnya, wadah Apkasi ini menjadi  media dalam penyerapan  aspirasi-aspirasi di daerah sehingga bisa diperjuangkan bersama untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat.

Orang nomor satu Siak ini menambahkan, keikutsertaan  Kabupaten Siak dalam Apkasi bisa membantu menjawab aspirasi di daerah nantinya. “Manfaatnya banyak sekali,” kata dia.

Ia sudah menjabat dua periode di Apkasi. Selama menjabat, tak sedikit aspirasi masyarakat yang didiskusikan pada forum ini.
Bahkan, Apkasi ini kerap kali menggelar pertemuan membahas isu-isu krusial, yang hasilnya disampaikan pada pemerintah pusat. “Ini semua untuk memajukan daerah,” katanya.

Dalam memajukan daerah tak bisa sendiri. ‘’Kita harus bersama-sama. Bahkan di tingkat daerah, pemkab juga telah membuat forum-forum seperti itu, seperti Pekan Sikawan, Siak Bedelaw.

Kerja sama antarkabupaten/kota di Riau ini berkomitmen sama-sama memajukan daerah. “Kerja sama ini sudah terjalin, dan masyarakat sudah merasakan manfaatnya,” sebut dia.

Berbagai program prorakyat disinergikan bersama kabupaten/kota di Riau untuk memajukan daerah dan masyarakat.
“Saya berharap dengan dikukuhkannya pengurus yang baru, bisa meningkatkan otonomi daerah, menyejahterakan rakyat dalam menghadapi MEA ke depannya,” sebut dia.

Pada acara Apkasi,  sekaligus pameran dari masing-masing kabupaten seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Siak itu bertemakan Apkasi international Trade and  Investment Summit Series 12th Indonesia Investment Week 2016 dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.(sia05)


SIAK, MANDAU - Wakil Bupati Siak Alfedri selaku Ketua Baznas Kabupaten Siak langsung menyerahkan dana zakat tahap I di kecamatan Sungai Mandau tepatnya di Masjid Mu'amalah kampung Teluk Lancang, Rabu 27 April 2016 kemarin.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Ia mengapresiasi warga Sungai Mandau yang sadar untuk berzakat. "Saya sangat berterima kasih pada masyarakat Kecamatan Sungai Mandau sangat antusias dalam berzakat atau membersihkan hartanya.

Alfedri mengaku Sungai Mandau adalah salah satu Kecamatan terbesar membayar zakat di Kab. Siak. "Para muzaki disini sadar untuk berzakat, zakat inikan tabungan akhirat dan bisa mensucikan harta," terangnya.

Selanjutnya saya berharap potensi zakat disini terus tergali dan bisa lebih berkembang pesat untuk membatu orang-orang yang membutuhkannya, kata Ketua BNK Siak ini.

Sementara itu Ketua BAZ Kecamatan Suangai Mandau Tamrin mengatakan “penyaluran zakat di wilayahnya sebanyak Rp. 95.512.500,-, dengan rincian terbagai dari zakat pola usaha produktif dan zakat pola konsumtif.

Zakat pola usaha produktif kelompok ternak sapi berjumlah Rp. 65.000.000,- terdiri dari 7 orang. Dan untuk dana pola konsumtif Rp. 28.000.000,- terdiri dari 40 orang mendapat dana Rp. 700.000,-/orang, serta dana Amil Rp. 800.000.

Tamrin berharap semoga dana ini bisa dikembangkan dan bermanfaat bagi mustahik yang menerima. Bagi yang mendapat bantuan ternak semoga bisa dirawat dengan baik dan berkembang hewan ternaknya, dan  Kecamatan Sungai Mandau masih bisa menjadi BAZ terbesar yang mengumpulkan zakat di Kab. Siak,” ujarnya penuh harap.

Hadir pada kesempatan tersebut Ustad Abd. Rasyid Suharto sebagai penceramah, Camat Sungai Mandau Irwan Kurniawan, Penghulu Teluk Lancang dan perangkat kampung, serta pengurus BAZNAS Siak dan BAZ Kecamatan Sungai Mandau. Penyaluran zakat tahap I ini merupakan hari kedua setelah kecamatan Tualang.(sia04)

SIAK, MEMPURA - Wakil Bupati (Wabup) Siak Alfedri, Senin (25/4/16) pimpin upacara memperingati hari Otonomi Daerah (Otda) ke20, hari ulang tahun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-66 dan satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) ke-54 Tahun 2016‎, di lapangan Tugu Istana Siak. 

Wakil Bupati Siak Alfedri tinjau peserta upacara pada peringatan
Hari OTDA, SATPOL PP dan LINMAS di Lapangan Tugu.
Turut hadir dalam upacara, Ketua DPRD Kabupaten Siak Indra Gunawan, Para Asisten dilingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Siak, Inspektur Daerah, Pimpinan SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, Para Pegawai Negeri Sipil dan Honorer, Anggota TNI dan Polri, Serta anggota Satpol PP Kabupaten Siak. 

Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan tanggal 25 April, sebagai Hari Otda Nasional, tujuannya adalah untuk memasyarakatkan dan menetapkan pelaksanaan Otda di setiap tingkat pemerintahan, mulai dari Pemerintah Pusat sampai dengan Pemerintah Daerah. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Wakil Bupati Siak Alfedri tinjau salah satu Stand Bazaar usai
membuka kegiatan Kemah Vocasi SMK se kabupaten Siak halaman LAM kab Siak.
“Seluruh Pemerintah Daerah harus bisa menata seluruh elemen Otda kita, agar daerah kita tidak menjadi penonton di dalam era persaingan bebas atau yang kita kenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)” ujar orang nomor 2 di Siak itu di awal sambutannya. 

Selain itu, Wabup Alfedri mengungkapkan bahwa Negara Indonesia sudah tergabung didalam MEA, dimana masuk ke dalam 5 arus bebas aktivitas ekonomi antar negara se-ASEAN. 5 kebebasan tersebut yakni arus barang jasa, arus bebas jasa, arus bebas tenaga kerja terampil, arus bebas modal dan arus bebas berinvestasi. 

"Berdasarkan hasil servey Word Economic Forum (WEF), negara Indonesia mendapat peringkat ke 37 dari 144 negara yang ada di dunia. Kita sebagai warga negara Indonesia harus bisa bersaing dengan tenaga kerja dari negara lainnya," ajak Alfedri. 

Kemudian dalam rangka HUT Satpol PP ke-66, mereka terus meningkatkan perannya untuk mengapdi kepada masyarakat. Semua itu di tandai dengan dimasukkannya urusan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat di dalam tugasnya. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Wakil Bupati Siak Alfedri mencoba sepeda motor hasil karya SMKN 1 Dayun
Sesuai dengan peran Satpol PP yang merupakan salah satu potensi sumber daya aparatur yang sangat penting dalam Pemerintahan Daerah. Dengan filosofi keberadaan Satpol PP yang merupakan tangan kanan Kepala Daerah, karena setiap upaya pembangunan di daerah, amat sangat mustahil terlaksana jika ketertiban umum dan ketentraman masyarakat belum direalisasikan dan terjaga. 

“Dengan HUT Satpol PP yang ke-66 ini, saya berharap polisi pamong praja dan linmas yang humanis, berdedikasi, disiplin dan tegas dalam menjalankan tugasnya sehari-hari” kata Wakil Bupati Siak di dalam sambutannya. 

Ditambahkan Wabup Alfedri, untuk kedepannya Satpol PP akan mengedepankan sisi-sisi preventif melalui mekanisme persuasif, pencegahan, penyuluhan dan mengedepankan model penyelesaian dihulu dari pada dihilir. Yang lebih penting adalah benturan benturan dapat dihindari serta kesadaran masyarakat terhadap peraturan semakin meningkat. 

Di akhir upacara diadakan pertunjukan yang di tampilkan langsung anggota Satpol PP.(sia04)

SIAK, SUNGAI MANDAU - Rintik-rintik hujan sudah terlihat turun di sebuah kampung yang biasanya sunyi dan sepi, akan tetapi malam ini semuanya berubah menjadi tempat yang di padati oleh ratusan masyarakat. Orang nomor dua di Kabupaten Siak Alfedri beserta istri dan yang malam itu ditemani ketua DPRD Siak Indra Gunawan hadir di tengah-tengah mereka dalam rangka pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat kecamatan Sungai Mandau yang ke-VI. Pembukaan MTQ tingkat kecamatan Sungai Mandau tersebut bertempat di halaman mesjid Al-Munawwaroh kampung Olak , Kecamatan Sungai Mandau pada senin malam (25/4/2015).

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Turut hadir mendampingi Camat Sungai Mandau Irwan Kurniawan, Upika kecamatan Sungai Mandau, Sekcam Sungai Mandau Mukhtasar dan kepala kampung se-kecamatan Sungai Mandau beserta para undangan.

Di awal sambutannya Alfedri mengajak masyarakat untuk tidak bosan-bosannya membaca Al-Qur’an, minimal satu hari satu lembar. Selain dibaca juga dipahami artinya agar kita bisa memahami isi di dalam Al-Qur’an yang kita baca itu” harap wabup.  

Pelaksanaan MTQ ini tentunya bukan hanya untuk mempersiapkan Qari Qariah saja, tetapi jauh dari itu bagaimana kita bisa mewujudkan kecintaan untuk membaca Al-Qur’an. Tetapi jangan lupa untuk membaca dan memahami artinya, Sehingga kita bisa mengamalkannya di dalam kehidupan kita sehari-hari.  

Pembelajaran Al-Qur’an tidak hanya lewat Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) yang sudah ada di setiap kecamatan, akan tetapi pembelajaran Al-Qur’an juga bisa dilakukan di rumah yakni pendidikan langsung dari orang tua. 

Sesuai dengan program Bupati Siak “Magrib Mengaji”, dimana diharapkan agar orang tua aktif untuk membimbing dan menciptakan anak-anak kita agar gemar membaca Al-Qur’an setiap harinya selepas mengerjakan Shalat Magrib.

“Saya berharap dengan adanya MTQ tingkat kecamatan Sungai Mandau ini, akan lahir Qari Qariah terbaik dari kecamatan Sungai Mandau bahkan bisa terbaik untuk di kabupaten Siak” harap alfedri di ahkhir sambutannya.

Semoga dengan adanya Pesantren Gontor 14 yang ada di kecamatan Sungai Mandau ini, diharapkan bisa membantu menciptakan masyarakat yang agamis dan berahlak mulia serta menciptakan generasi pecinta Al-Qur’an. 

“Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an bukan hanya untuk memperkuat syiar islam, lebih dalamnya diharapkan dapat menjadi barometer untuk mengukur tingkat pembelajaran Al-Qur’an di dalam masyarakat, khususnya di kecamatan Sungai Mandau kita ini” kata Camat Sungai Mandau Irwan Kurniawan di dalam sambutannya.

MTQ tingkat kecamatan Sungai Mandau yang ke-VI ini, di selenggarakan mulai dari tanggal 25 april sampai 27 april 2016 ini, bertujuan agar bisa memantapkan semangat ukhuwah islamiah, kualitas seni baca Al-Qur’an, menciptakan masyarakat madani dan Generasi Qur’ani serta berahlak mulia.

Dalam MTQ ini, peserta yang mengikuti sebanyak 189 orang yang terdiri dari 85 laki-laki dan 104 perempuan. Serta cabang yang di perlombakan adalah Musabaqah Tatil Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an (Golongan anak-anak, remaja dan dewasa), Musabaqah Tahfizul Qur’an (Golongan 1 Juz), Musabaqah Kaligrafi Qur’an (katagori naskah), Musabaqah Fahmi Qur’an, Musabaqah Syarhil dan Barzanji.

Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat kabupaten Siak yang di selenggarakan bulan Juli mendatang, Kecamatan Sungai Mandau di percayakan untuk menjadi tuan rumah. Di akhir acara, alfedri beserta ibu Rasidah menyempatkan diri untuk mengunjungi stand-stand kampung yang ada di MTQ ini.(sia04)

SIAK, MEMPURA - Dengan pelaksanaan MTQ ini bukan hanya semata-mata sebagai kegiatan ceremonial saja tapi tujuannya adalah bagaimana dapat memahami dan membiasakan membaca Al quran. Yang mana program-program yang selalu tersampaikan kepada masyarakat melalui Lurah dan Kepala Kampung  untuk membiasakan membaca Al quran, jum'at malam (21/4/2016).

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
"Disini juga kita lihat beberapa Kampung di Kecamatan Mempura ini, telah melaksanakan program-program magrib mengaji dan mudah-mudahan ini senantiasa dapat kita pertahankan. Dengan pelaksanaan MTQ ini kita semua dari anak-anak, remaja dan orang tua untuk dapat mengenal dan membaca Al quran," ujar Camat Mempura  Hendri Darhavin.

Dengan padatnya kegiatan baik di Kabupaten, Provinsi maupun Nasional, Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi menyempatkan diri untuk membuka secara resmi MTQ VII Kecamatan Mempura yang berpusat di lapangan bola kaki Kampung Paluh.

wajah orang nomor satu di Kabupaten Siak ini, tapi dengan antusiasnya masyarakat mempura menyaksikan pembukaan MTQ ini rasa lelah yang di rasakannya bisa terobati. Senyum dan tawa terpancar di wajah syamsuar. Turut hadir pada acara ini Asisten Administrasi umum Jamaluddin, Anggota DPRD Siak Sujarwo, Upika Kecamatan Tualang beserta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Siak mengatakan seorang pemimpin tujuannya bukan hanya mensejahterakan masyarakat tapi harus mampu menciptakan masyarakat yang beriman, karena itulah tentunya dengan program pembangunan keagamaan yang di dalamnya termasuk memperhatikan Al quran. Ini adalah dasar meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

"Kalau kita ingin mendapatkan dunia dan akhirat sejahtera lahir dan batin, tentunya jangan kita mengabaikan Al quran dan sunah Rasullulah. Inilah motivasi kita melakukan evaluasi terhadap Qori dan Qoriah dan apa yang perlu kita perbaiki,"ujarnya.

Selanjutnya ia juga mengharapkan kegiatan ini terus di ramaikan, dan dapat terus meningkatkan prestasi.

"Mari kita syiarkan Al quran ini dan kita ramaikan. Jangan malam ne ajo yang ramai, besok pas anak-anak ne mengaji dah tak ado pulak orang menengok. Tentunya kami tidak mengharapkan seperti itu. Astakanya sudah seperti Kabupaten, tinggal prestasi lagi yang harus terus ditingkatkan. Mudah-mudahan bisa menjadi lebih baik lagi. Mari kita tunjukkan islam di Mempura ini besar," tutup Syamsuar.(sia04)

SIAK, TUALANG - Asisten 1 Setdakab DR H Fauzi Asni M.Si secara resmi membubarkan Panitia Pemilihan Kecamatan se Kabupaten Siak, Rabu (20/04) di Siak Sri Indrapura.  

Hadir pada acara tersebut Ketua KPU Kabupaten Siak H. Agus Salim, S.H , Ketua Panwaslu Kabupaten Siak, Unsur Muspida, serta tamu undangan lainnya. 

Dalam sambutannya, Asisten 1 antara lain mengatakan,  "PPK sebagai unsur penyelenggara pemilu yang berkedudukan di tingkat Kecamatan memiliki kedudukan yang strategis dan sebagai unsur penyelenggara pemilu terdepan yang secara lansung berhubungan dengan masyarakat di tingkat kecamatan. 

Oleh karena itu saya menyadari akan kesulitan dan tantangan yang dihadapi oleh para pengawas PPK dalam mengemban tugas yang berat ini, Pemerintah Daerah maupun KPU tidak ada artinya tanpa dukungan PPK, oleh karena itu pembentukan PPK merupakan keharusan dan merupakan tuntutan perundang-undangan". 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Lebih lanjut dikatakan, profesionalisme kinerja dan soliditas antara KPU,PPK,PPS dan unsur penyelenggara lainnya agar lebih ditingkatkan sehingga melembaga sebagai tim work yang solid. 

Pada kesempatan yang sama Agus Salim selaku Ketua Panitia Pembuburan PPK se Kabupaten Siak melaporkan maksud dan tujuan diadakan pemburan ini. 

"Maksudnya yaitu memenuhi tahapan kegiatan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Siak tahun 2015. Tujuannya yaitu mempererat tali persaudaraan diantara unsur penyelenggara pemilu", ungkapnya.(sia04)

SIAK, TUALANG - Kabupaten Siak akan menjadi tuan rumah dalam rangka Forum Anak Tiingkat Provinsi Riau, yang akan di selenggarakan pada tangal  1 sampai 3 Mei 2016.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Untuk memastikan kesiapan kabupaten Siak sebagai tuan rumah Forum Anak Tingkat Provinsi , Arfan Usman Selaku Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Siak mempersiapkan segala sesuatunya, salah satu adalah dengan mengadakan agenda  pertemuan Forum Anak Kabupatenn Siak.

Selain melakukan agenda rutin setiap bulannya, Forum Anak Kabupaten Siak ini juga nantinya akan melakukan pelatihan tanggal 18 April. Pertemuan tersebut juga sebagai ajang seleksi dan kepengurusan periode 2016-2018 serta mempersiap kan dalam menyambut perayaan demokrasi yakni terselenggaranya Forum Anak Tingkat Provinsi di Siak.

“Dalam hal ini kami akan mempersiapkan anak-anak  yang masuk dalam Forum Anak untuk menjadi LO dalam pelaksanaan  di tanggal 1 mei nanti,”ujar Afran kepada Wartawan usai mengikuti pertemuan forum anak di Hotel Winaria (15/4/2016).

Adapun pelatihan yang akan dilakukan yakni pada tanggal 18-19 April bagi Forum Anak kabupaten dan tingkat Kecamatan.  Afran juga menambahkan nantinya dalam penilaian di ajang Tingkat Provinsi terbagi menjadi 3 kategori.

"Adapun kegiatan tingkat provinsi nantinya perlombaan, seperti pembacaan puisi, tari, dan masih banyak lainnya, dan untuk mendapatkan piala bergilir ada beberapa kriteria penilaian yakni, pendamping terbaik, Pembina favorit, dan fasilitator terbaik untuk mendapatkan piala bergilir,”ungkapnya.

Dikatakan Arfan, disamping untuk memenuhi kebutuhan dan hak-hak anak, kegiatan ini merupakan langkah pemkab untuk memperoleh predikat Nidia. Seperti yang tertuang dalam undang-undang yakni perlindungan terhadap anak yang dibagi menjadi  hal, yakni hak sipil dan kebebasan, pemenuhan hak lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, pemenuhan hak kesehatan dasar dan kesejahteraan, pemenuhan hak pendidikan dan kegiatan seni budaya, pemenuhan hak perlindungan khusus.

Dimana sebelumnya Kabupaten Siak tengah berhasil meraih predikat Pratama untuk Kabupaten Layak Anak dari pemerintah pusat. " Kita harus lebih meningkatkan dengan membuat kegiatan seperti  perlombaan, pelatihan, dalam rangka untuk Pemenuhan hak anak, secara merata di Kabupaten Siak," ujar Afran.

Selanjutnya dalam rangka persiapan pelaksanaan Forum Anak tingkat  Provinsi di Siak, Pihaknya akan melalukan pelatihan pada tanggal 18 April.(sia04)

SIAK, MEMPURA - Berbagai usaha dan upaya terus dilakuan oleh Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, terutama dalam pengelolaan keuangan, agar terhindar dari praktek korupsi. Sekecil apapun bentuk pengeluaran harus ada pertanggungjawaban, agar terhindar dari penyimpangan.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Maraknya, kasus korupsi yang menimpa kalangan pejabat jadi perhatian serius olehnya. Sikap kehati-hatian selalu diutamakan untuk mencegah hal seperti itu. 

‘’Saya berdoa, agar Siak dijauhkan dari korupsi,’’ kata Syamsuar sehari sebelum mengikuti rapat supervisi bersama KPK di gedung daerah Provinsi Riau, Pekanbaru. 

Ikut serta dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Drs H Alfedri MSi, Sekda Drs H Tengku Said Hamzah dan Ketua DPRD Indra Gunawan SE. 

Pembekalan yang disampaikan KPK itu, sebut orang nomor satu di Siak ini, banyak pengetahuan yang didapat. Pengetahuannya ini, diterapkan pada seluruh SKPD. 

Pembekalan yang diikutinya itu, diakui merupakan hal penting. Apalagi ia sebagai kepala daerah, hal seperti ini harus dipahami secara mendetail, agar tak salah langkah dan melakukan penyimpangan.

Berbagai langkah dan upaya Pemkab dalam mencegah praktik penyimpangan telah dilakukan. Seperti pelayanan satu pintu, pelayanan sistem online, elektronik, transparansi anggaran dan lain sebagainya.

Terkait dengan Provinsi Riau jadi sorotan dan pantauan oleh KPK bersama dengan lima provinsi lainnya jadi catatan penting dan koreksi olehnya. Kepada seluruh SKPD, ia terus mengingatkan agar selalu waspada, jangan sampai tersangkut nantinya.  

Begitu juga dengan pengulu agar pengelolan keuangan diperhatikaan betul. Sebab anggaran untuk kampung (desa) lumayan besar. 

Tak hanya dari pusat dan provinsi, tapi juga kabupaten. Dalam pertemuan dan juga pelantikan penghulu, Syamsuar tak lupa mengingatkan, agar penghulu senantiasa meng-upgrade pengetahuannya terutama dalam aturan dan perundang-undangan.(sia04)

SIAK, MEMPURA - Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), adalah dengan kembali menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 20 Tahun 2010 tertanggal 19 Oktober 2010, tentang pajak restoran. Yang mana dalam Peraturan Bupati (Perbup) nya Nomor 28 Tahun 2012, tertanggal 30 Mai 2012, tentang petunjuk pelaksanaan pemungutan pajak restoran. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan Asli Daerah
(DPPKAD) Siak Said Arif Fadilah,
Saat ini sudah hampir seluruh restoran, rumah makan, kantin dan sejenisnya sudah menerapkan Perda tersebut. 

Terbukti adanya setoran pajak sebesar 10 % (persen) dari total belanja konsumen dengan nilai nominal belanja Rp20 ribu, sesuai dalam aturan tersebut pada poin 2 yakni pembayaran makan minum yang dilakukan sudah termasuk pajak restoran 10 persen, dengan menggunakan billing. 

Rabu (13/4/16), keterangan Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan Asli Daerah (DPPKAD) Siak Said Arif Fadilah, kepada media bahwa Perda tersebut sebelumnya juga pernah diterapkan akan tetapi kurang maksimal, dan saat ini akan diusahakan maksimal. 

"Pajak restoran itu wajib dibayarkan sesuai Perda dan Perbup yang telah dibuat, makanya dihimbau kepada pemilik usaha restoran atau sejenisnya untuk menggunakan billing sebagai bukti setoran pajak 10 persennya," ujar Arif. 

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pajak restoran tersebut sudah menunjukkan hasil. Dari hasil sementara, sudah diketahui adanya peningkatan yang cukup drastis dari pendapatan pajak restoran yang menggunakan billing tersebut. 

"Tentunya ada peningkatan dalam pemungutan pajak restoran ini, peningkatan cukup tinggi. Seluruh pajak yang dibayarkan tersebut sesuai billing dari DPPKAD yang digunakan di tiap-tiap restoran tersebut," terang Arif.

Selain itu, Arif juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk membiasakan diri untuk membayar berdasarkan billing yang ada. "Mari kita biasakan untuk belanja dengan meminta billingnya," ajaknya.(sia04)

SIAK, MEMPURA - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2015 kepada BPK RI Riau, Pekanbaru, Senin (11/4). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menyerahkan laporan keuangan pemerintah
daerah (LKPD) kepada Kepala BPK RI Riau Harry Purwaka, Senin (11/4/2016).
LKPD ini merupakan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan di APBD 2015 dan diterima oleh Kepala BPK RI Riau Harry Purwaka. Dalam penyerahan itu ikut bersama, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs H T Said Hamzah, Kepala DPPKAD H Said Arif Fadhilah dan Inspektorat H Faly Wurendaresto.

‘’Alhamdulillah laporan ini sudah bisa kami selesaikan, dan kami sudah siap untuk pemeriksaan,’’ ungkap Bupati Siak saat bertemu Kepala BPK Riau Harry Purwaka.

Bupati menegaskan, untuk menunjang proses pemeriksaan yang akan dilakukan, dirinya telah memberikan instruksi khusus kepada pegawai untuk menyiapkan semua data terkait proses pemeriksaan nanti. 

Hal tersebut sebelumnya diutarakan beliau saat memimpin upacara Senin pagi. Bahkan tadi ia juga sudah instruksikan kepada pegawai untuk membantu proses pemeriksaan ini, terutama pegawai harus ada di tempat.

‘’Pemkab juga siap untuk menerima perbaikan-perbaikan,’’ lanjut beliau. Sementara itu apresiasi khusus disampaikan oleh Kepala BPK Harry Purwaka. 

Siak memiliki laporan yang menurutnya sangat baik. Tiga kali meraih WTP berturut-turut adalah buktinya. ‘’Kita melihat sebelumnya Siak sudah meraih WTP, sudah cukup baik sebelumnya, bisa juga sebagai motivasi daerah lainnya,’’ ungkap Harry mantap.(sia04)

SIAK, TUALANG - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi meresmikan pemakaian Gedung Olahraga (GOR) yang berdiru megah di sebelah Kantor Camat Tualang dengan luas lahan 1,8 hektare, Minggu (10/4/2016). Syamsuar yang saat itu ditemani Wakil Bupati Siak H Alfedri disambut penuh suka cita masyarakat Tualang. Tampak hadir Sekdakab Siak HT Said Hamzah, anggota DPRD Siak dapil Tualang, Ketua KONI Siak Amzar, Camat Tualang Zulkifli, Upika Kecamatan Tualang, tokoh masyarakat, para penghulu serta sejumlah pengurus cabang olahraga beserta atlet.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Bupati Siak H Syamsuar bersama sejumlah pejabat menekan
tombol serine tanda diresmikannya GOR Tualang. 
Ditandai dengan penandatanganan prasasti, dan pembukaan papan nama GOR dengan meneken tombol sirine serta dengan mengunting pita, maka resmilah pemakaian gedung olahraga yang telah lama di idam-idamkan masyarakat Tualang ini.

Sebelumnya Bupati Siak menyampaikan latar belakang dibangunnya GOR Tualang yang begitu megah itu. Mengingat jumlah penduduk Kecamatan Tualang begitu besar yang belum memiliki gedung yang refresentatif untuk pergelaran sebuah kegiatan kemasyarakatan.

"Kecamatan Tualang merupakan gudang atlet Kabupaten Siak, berbagai prestasi diraih membawa harum nama Siak. Untuk itulah GOR ini dibangun, agar para atlet lebih maksimal dalam berlatih," kata Syamsuar.

Dia berharap, keberadaan gedung ini hendaknya mampu meningkatkan prestasi olahraga, bukan malah merosot. "Manfaatkan sarana ini dengan sebaik-baiknya dengan komitmen untuk tiada hari tanpa latihan," harap Bupati.

"Semua kantor cabang olahraga yang di Perawang agar pindah ke sini, gunakan ruangan yang ada, ini kan bisa menghemat anggaran," jelasnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Siak Hendrisan mengatakan, pembangunan GOR Tualang menghabiskan dana APBD Siak sebesar Rp59 miliar lebih yang diakomodir pada tahun 2014 dan 2015.

"GOR Tualang dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare dengan luas gedung secara keseluruhan 7.350 meter persegi. Terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama memiliki luas 4.250 meter persegi. Fasilitas yang ada dilantai ini, satu ruangan Gym dan staiting, dua unit ruangan pengelola dan keamanan, dua unit ruangan atlet beserta dua kamar mandi, satu ruang VVIP, 4 unit lavatory. Semuanya pakai penyejuk ruangan, kecuali lavotary," sampai Hendrisan.

Untuk lantai dua, memiliki luas 2.280 meter persegi dengan daya tampung tribun sebanyak 2.100 tempat duduk dan 50 kursi VVIP. Kemudian juga ada 10 ruangan tiket, 2 ruang keamanan, 2 ruang gudang, 2 ruang informasi atau serbaguna, 1 ruang VVIP, 6 ruang lavatory yang semuanya pakai penyejuk ruangan kecuali lavatory.

"Untuk dilantai tiga memiliki luas 820 meter persegi yang terdiri dari 1 ruang operator, 1 ruang pers, 1 ruang komentator dan 2 ruang lavatory atau toilet," pungkasnya.(sia04)

SIAK, TUALANG - Dalam rangka menyambut MEA, kantor imigrasi Siak  terus melakukan peningkatan pelayanan dan pengawasan terhadap masuknya imigran gelap ke Siak serta tindak kejahatan lainnya yang dapat mengganggu keamanan masyarakat, demi menuju Indonesia yang aman, tenteram adil dan makmur.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
"Untuk mengawasi tindak kejahatan kita perlu kerjasama dari berbagai pihak terutama masyarakat," Ujar Kepala Kantor Imigrasi kelas II Siak, Mulkan Lekad, kepada Wartawan usai melakukan Sosialisasi di Green Mempura Hotel, kamis (7/4/2016).

Dirinya menjelaskan pihak imigrasi telah membentuk tim untuk mengantisipasi banyaknya imigran gelap yang masuk ke wilayah Siak, yang diberi nama Tippora.

"Tippora  terdiri dari kepolisian, kejaksaan, kodim, disnaker, tenaga kerja dan instasi lainnya. Masyarakat juga bisa langsung melapor jika menemukan Imigran gelap,"jelasnya.

Selanjutnya, sebagai upaya penegakan hukum dan pelayanan Keimigrasian tahun 2016, terkait pelayanan dan penegakan hukum keimigrasian berdasarkan undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang keiimigrasian. Imigrasi juga melakukan pengawasan terhadap warga Indonesia maupun warga negara asing yang keluar masuk Indonesia.

Dalam visi dan misi ini nantinya semua masyarakat mendapat kepastian hukum yang jelas. Ia juga menambahkan untuk mengawasi hal tersebut, pihak imigrasi akan memfungsikan berbagai pintu akses masuk ke daerah yang rawan terjadinya tindak kejahatan seperti pengedaran narkoba hingga masuknya imigran gelap.

"Memfungsikan pengawasan diakses-akses khusus, misalnya pelabuhan, jalan-jalan tikus dan berbagai tempat umum lainnya,"sebutnya.

Demi terwujudnya masyarakat yang aman dan sejahtera, pihak imigrasi Siak terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang tersentral di Wilayah Siak sejak 14 maret lalu.  Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan ke imigrasian.

"Kita sudah lakukan sejak 14 maret lalu, untuk mensosialisasikan kepada masyarakat dalam hal pelayanan orang asing, dan upaya untuk meningkatkan pelayanan di masyarakat,"ungkapnya.

Mengenai Imigran Gelap dan adanya jalan-jalan tikus, Mulkan Lekad mengatakan, belum ada laporan dari masyarakat.

" Sejauh ini belum ada laporan dari masyarakat mengenai imigran gelap, dan akses-akses pintu tikus di Siak,"kata Mulkan.

Ia juga menambahkan bila ditemukan adanya imigran gelap harus ditampung untuk sementara sebab sudah menjadi kewajiban.

" Seandainya ditemukan, kita akan tampung sementara, apalai mereka dilindungi oleh lembaga International,"sebutnya.

Selain itu pihaknya juga telah mengirim surat kepada beberapa hotel di Siak untuk segera melaporkan data orang asing yang menginap.

"Hubungi pihak imigrasi jika ada melihat Imigran gelap dan akan kita respon baik," pungkasnya.(sia04)

SIAK, MEMPURA - Kabar gembira telah tiba, Kamis (7/4/16) Wakil Bupati (Wabup) Siak Alfedri menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS)‎ kepala 169 orang. Pengangkatan ini terdiri dari tenaga guru 85 orang, 66 orang tenaga kesehatan dan tenaga medis serta tenaga teknis sebanyak 18 orang.‎‎

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Dalam sambutan Wabup Alfedri, bahwa jabatan PNS bukanlah tempat untuk mencari kaya, PNS harus memiliki loyalitas yang tinggi, disiplin dan profesional dalam bekerja. Dan mengenai jabatan ia menegaskan PNS adalah abdi negara dan bukan tempat untuk mencari kaya.

"Jika mau kaya, jangan jadi PNS. Karena ini adalah pengabdian kepada bangsa, negara serta rakyat. Jadilah pemain bola seperi Ronaldo dan Messi atau mungkin jadi artis,” ujar Alfedri yang saat ini menjabat Ketua DPD PAN Siak.‎

Selain itu, ia mengingatkan PNS bisa hidup cukup, karena tidak bisa mengumpulkan rupiah dengan cara-cara instan. Sesuatu yang instan memiliki kecendrungan menyimpang. “Untuk hidup layak itu bisa, akan tetapi semuanya bertahap dan tidak bisa instan. Jadi tolong luruskan niat itu,”terang Alfedri.

Alfedri yang juga mantan PNS di jajaran Pemkab Siak, juga meminta kepada segenap PNS yang menerima SK hendaknya mengawali tugas dengan meluruskan niat. Karena segala sesuatu hasil yang didapatkan tidak terlepas dari niat."SK diterima tentu harus dibarengi dengan niat yang baik untuk menjalankan tugas sebaik mungkin, segala sesuatu harus dimulai dengan niat baik, jika niat baik maka hasilnyapun insya allah baik,“ ungkap Alfedri.

Selain itu, Wabup Siak dua periode ini juga mengatakan bahwa loyalitas tidak menyimpang, seperti halnya asal bapak senang, angkat telor atau cari muka dan lain sebagainya. Loyalitas PNS itu adalah terhadap NKRI, bangsa dan rakyat. Dan yang terpenting adalah bukan hanya sekedar mengikuti atasan tanpa pertimbangan benar. 

“Prasarat utama itu adalah loyalitas, jika ini sudah ada dalam diri kita, maka siapapun atasan kita, maka loyalitas akan tetap tinggi. Loyalitas bukan sekedar hanya soal mengikut atasan, jika itu tidak betul dan tidak tepat, maka berikan pertimbangan dan saran. Jika ada yang salah, sampaikan & Jangan menjerumuskan atasan," lanjut Alfedri.

Untuk melengkapi dua hal penting ini lanjut Wabup Alfedri adalah Kedisiplinan dan Profesionalitas dalam bekerja dan bertindak. Disiplin adalah suatu keharusan, peningkatan kinerja terangnya harus diawali dari sikap disiplin setiap pegawai. Lalu para pegawai harus menjadi profesional pada profesinya masing-masing.

“Belajar sebelum bekerja itu penting, membaca dan mengetahui aturan yang berlaku serta selalu mencari referensi teoritis dalam mendukung pekerjaan,” imbuh nya.(sia04)

SIAK, MEMPURA - Mengupayakan masyarakat yang agamis serta mewujudkan masyarakat madani, bermoral tinggi,penuh keimanan ,ketakwaan dan berahlak mulia, Kabupaten Siak mengadakan pelatihan TOT kampung binaan keluarga sakinah yang di ikuti oleh 84 peserta dari 14 kecamatan yang ada di kabupaten Siak.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Melalui kampung binaan ini, Wakil Bupati Alfedri mengajak di tahun 2016 untuk dapat mengevaluasi bersama kinerja yang telah kita lakukan sebelumnya, salah satunya dalam hal kegiatan Tahfis Qur'an.

"Melalui kampung sakinah ada kegiatan  tahfis, hal ini agar dapat mengupayakan adanya peningkatan dalam  Tahfis, yang sekarang ada satu atau dua setiap kecamtan, sekarang harapannya yang hafal al quran ada 10 orang di setiap kecamatan, dan buat lah pemimpin Tahfis,"ujarnya.

Ia melihat di setiap kecamatan ada yang berpotensi hafal al quran, untuk itu Alfedri menghimbau agar adakan guru untuk hafal al quran,"Kita lihat pasti disetiap kecamatan ada yang berpotensi hafal Al qur'an, jadi untuk memberdayakan anak-anak itu kita akan buat anggaran guru gaji,"ungkapnya.

Kegiatan yang akan berlangsung selama Tiga hari, yakni rabu hingga jum'at 8/4/2016 di Hotel Winaria  yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Siak.

"Maksud dari kegiatan kampung binaan keluarga sakinah merupakan suatu usaha pemerintah kabupaten siak untuk melaksanakan pembinaan terhadap masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas pengamalan agama dan kesejahteraan ekonomi keluarga,"sebutnya.

Ia juga mengatakan dalam menghadapi MEA nantinya pangsa pasar bebas, asean membawa kultur, budaya dan sebagainya itu harus dapat siap untuk membentengi,"Sebagai kabupaten yang memiliki destinasi wisata dan kebudayaan melayu, dalam hal menghadapi MEA kita harus siap untuk membentenginya,"sebutnya.

Lanjutnya, pemerintah juga wajib untuk memberikan kesenangan terhadap masyarakat dalam  memberikan  arahan yang kreatif dan Inovatif dengan mewujudkan binaan keluarga sakinah.

"Arahan yang Kreatif dan Inovatif inilah yang akan kita wujudkan dikabupaten siak dengan damai dan tentram dengan mengupayakan program kampung binaan keluarga  sakinah,"ungkap alfedri.

Oleh karenanya Badan pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa kabupaten siak dengan kegiatan pelatihan mengadakan TOT (Training Of Trainer) bertujuan menjadikan kampung binaan keluarga sakinah.

Kepala badan Pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa Abdul Razak mengatakan program dari kegiatan ini merupakan perpaduan antara pemuka agama yang mana sebagai upaya menciptakan keluarga sejahtera.

"Kegiatan ini tentu nya juga untuk menciptakan keluarga sejahtera yang sesuai dengan peraturan bupati siak di kabupaten siak,"ungkapnya.

Selain itu ni merupakan suatu usaha pemerintah untuk melakasanaan kesejahtraan serta mewujudkan masyarakat yang madani, acara yang berlangsung Tiga hari ini menghadirkan narasumber dari kementrian agama kabupaten  Siak dengan peserta diikuti Sekcam, Kua dari semua kecamatan dan para  Ustad yang di tunjuk dari masing masing Kecamatan.

"Dengan ini tentunya diharapkan bisa melahirkan kualitas keluarga sakinah yang sesuai dengan pedoman hidup bagi agama kita sehingga bisa di
terapkan di tempat kita,"kata Abdul Razak.

Wakil Bupati Juga berpesan  apa yang akan nnti disampaikan harus bisa di pahami dan dilaksanakan,"Ketika diberikan pemahaman terhadap pelatihan TOT ini sesuai dengan target yang akan dicapai nanti untuk itu harus bisa dipahami dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh,"tutupnya.(sia04)

SIAK, TUALANG - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran (Damkar) ke-97 yang jatuh pada 1 April ini, kamis (31/3/2016) kemarin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak menggelar upacara di Lapangan Tugu depan Istana Aserayah Al Hasyimiah.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Usai upacara, 71 Kampung  yang rawan terhadap bencana karhutla di kabupaten Siak diberikan  bantuan alat perlengkapan portable manual kebakaran dan diakhiri dengan simulasi pemadaman kebakaran oleh anggota pemadam kebakaran Kabupaten Siak .

Dalam hal ini Kapolres Siak, AKBP Ino Harianto, SIK selaku Inspektur upacara. Kapolres, mengajak semua unsur masyarakat untuk tanggap terhadap bencana. Penanggulangan bencana harus menjadi tugas bersama antara petugas dan masyarakat.

“Selain mengatasi karlahut petugas pemadam kebakaran juga melakukan penyelamatan jiwa serta harta benda masyarakat baik pada waktu kejadian kebakaran maupun bencana lainnya,” tegas Ino.

Mereka (petugas pemadam kebakaran) lanjut Kapolres, siap melayani panggilan masyarakat untuk melakukan pertolongan keselamatan jiwa manusia, seperti orang stress naik ke tower, jatuh ke sumur, tertimbun longsor, terkepung banjir, bangunan runtuh, kecelakaan kereta api atau terjepit di kendaraan, tertimpa pohon tumbang, penyemprotan jalan licin, diserang tawon, ular atau binatang buas dan berbisa lainnya, penanganan kebakaran bahan berbahaya dan beracun, pertolongan tidak hanya penyelamatan jiwa manusia tetapi juga habitat lainnya.

Bagi petugas damkar, untuk selalu siap bekerja 24 jam, kebakaran bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, penyelamatan jiwa menjadi tujuan utama. Selain pemadaman, hal lain yang lebih penting adalah pencegahan, pesannya.

Sempena peringatan HUT Damkar ini, Kabupaten Siak untuk kedua kalinya meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas upaya penanganan karlahut. Penghargaan itu langsung diserahkan oleh Mendagri pada Upacara HUT Damkar kepada Bupati Siak Syamsuar di Semarang beberapa waktu yang lalu.

Penghargaan itu merupakan bentuk reward atas upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut disepanjang tahun 2015 lalu.

“Penghargaan ini membuat kita semakin menyadari tangungjawab sebagai upaya pencegahan, penanggulangan dan penyelesaian Karhutla di wilayah Siak," kata Syamsuar waktu itu.

Ia menambahkan kerjasama dan kesiagaan harus terus dijaga dengan baik dari Kepolisian, BPBD, Damkar dan Masyarakat peduli api. Tak lupa Syamsuar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terimakasih kepada petugas, mulai dari masyarakat peduli api, Damkar, BPBD, Kepolisian serta masyarakat setempat yang telah bekerja maksimal untuk memadamkan api.

Turut hadir dalam acara ini Badan Administrasi Kementerian Dalam Negeri yang membawahi Damkar Ramses Hutagalung, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak H TS Hamzah, Danramil Siak, Ketua Pengadilan Siak, Kapolsek Siak, sejumlah pejabat dilingkungan pemerintah kabupaten Siak. Peserta upacara terdiri dari TNI,  Damkar Kabupaten Siak, PNS, dan pengawai Honorer.(sia04)
Diberdayakan oleh Blogger.