SIAK, MEMPURA - Berbagai usaha dan upaya terus dilakuan oleh Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, terutama dalam pengelolaan keuangan, agar terhindar dari praktek korupsi. Sekecil apapun bentuk pengeluaran harus ada pertanggungjawaban, agar terhindar dari penyimpangan.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Maraknya, kasus korupsi yang menimpa kalangan pejabat jadi perhatian serius olehnya. Sikap kehati-hatian selalu diutamakan untuk mencegah hal seperti itu. 

‘’Saya berdoa, agar Siak dijauhkan dari korupsi,’’ kata Syamsuar sehari sebelum mengikuti rapat supervisi bersama KPK di gedung daerah Provinsi Riau, Pekanbaru. 

Ikut serta dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Drs H Alfedri MSi, Sekda Drs H Tengku Said Hamzah dan Ketua DPRD Indra Gunawan SE. 

Pembekalan yang disampaikan KPK itu, sebut orang nomor satu di Siak ini, banyak pengetahuan yang didapat. Pengetahuannya ini, diterapkan pada seluruh SKPD. 

Pembekalan yang diikutinya itu, diakui merupakan hal penting. Apalagi ia sebagai kepala daerah, hal seperti ini harus dipahami secara mendetail, agar tak salah langkah dan melakukan penyimpangan.

Berbagai langkah dan upaya Pemkab dalam mencegah praktik penyimpangan telah dilakukan. Seperti pelayanan satu pintu, pelayanan sistem online, elektronik, transparansi anggaran dan lain sebagainya.

Terkait dengan Provinsi Riau jadi sorotan dan pantauan oleh KPK bersama dengan lima provinsi lainnya jadi catatan penting dan koreksi olehnya. Kepada seluruh SKPD, ia terus mengingatkan agar selalu waspada, jangan sampai tersangkut nantinya.  

Begitu juga dengan pengulu agar pengelolan keuangan diperhatikaan betul. Sebab anggaran untuk kampung (desa) lumayan besar. 

Tak hanya dari pusat dan provinsi, tapi juga kabupaten. Dalam pertemuan dan juga pelantikan penghulu, Syamsuar tak lupa mengingatkan, agar penghulu senantiasa meng-upgrade pengetahuannya terutama dalam aturan dan perundang-undangan.(sia04)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.