SIAK, MEMPURA - Kabar gembira telah tiba, Kamis (7/4/16) Wakil Bupati (Wabup) Siak Alfedri menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS)‎ kepala 169 orang. Pengangkatan ini terdiri dari tenaga guru 85 orang, 66 orang tenaga kesehatan dan tenaga medis serta tenaga teknis sebanyak 18 orang.‎‎

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Siak
Dalam sambutan Wabup Alfedri, bahwa jabatan PNS bukanlah tempat untuk mencari kaya, PNS harus memiliki loyalitas yang tinggi, disiplin dan profesional dalam bekerja. Dan mengenai jabatan ia menegaskan PNS adalah abdi negara dan bukan tempat untuk mencari kaya.

"Jika mau kaya, jangan jadi PNS. Karena ini adalah pengabdian kepada bangsa, negara serta rakyat. Jadilah pemain bola seperi Ronaldo dan Messi atau mungkin jadi artis,” ujar Alfedri yang saat ini menjabat Ketua DPD PAN Siak.‎

Selain itu, ia mengingatkan PNS bisa hidup cukup, karena tidak bisa mengumpulkan rupiah dengan cara-cara instan. Sesuatu yang instan memiliki kecendrungan menyimpang. “Untuk hidup layak itu bisa, akan tetapi semuanya bertahap dan tidak bisa instan. Jadi tolong luruskan niat itu,”terang Alfedri.

Alfedri yang juga mantan PNS di jajaran Pemkab Siak, juga meminta kepada segenap PNS yang menerima SK hendaknya mengawali tugas dengan meluruskan niat. Karena segala sesuatu hasil yang didapatkan tidak terlepas dari niat."SK diterima tentu harus dibarengi dengan niat yang baik untuk menjalankan tugas sebaik mungkin, segala sesuatu harus dimulai dengan niat baik, jika niat baik maka hasilnyapun insya allah baik,“ ungkap Alfedri.

Selain itu, Wabup Siak dua periode ini juga mengatakan bahwa loyalitas tidak menyimpang, seperti halnya asal bapak senang, angkat telor atau cari muka dan lain sebagainya. Loyalitas PNS itu adalah terhadap NKRI, bangsa dan rakyat. Dan yang terpenting adalah bukan hanya sekedar mengikuti atasan tanpa pertimbangan benar. 

“Prasarat utama itu adalah loyalitas, jika ini sudah ada dalam diri kita, maka siapapun atasan kita, maka loyalitas akan tetap tinggi. Loyalitas bukan sekedar hanya soal mengikut atasan, jika itu tidak betul dan tidak tepat, maka berikan pertimbangan dan saran. Jika ada yang salah, sampaikan & Jangan menjerumuskan atasan," lanjut Alfedri.

Untuk melengkapi dua hal penting ini lanjut Wabup Alfedri adalah Kedisiplinan dan Profesionalitas dalam bekerja dan bertindak. Disiplin adalah suatu keharusan, peningkatan kinerja terangnya harus diawali dari sikap disiplin setiap pegawai. Lalu para pegawai harus menjadi profesional pada profesinya masing-masing.

“Belajar sebelum bekerja itu penting, membaca dan mengetahui aturan yang berlaku serta selalu mencari referensi teoritis dalam mendukung pekerjaan,” imbuh nya.(sia04)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.